Ia menuturkan, pihaknya menyajikan beberapa atraksi seperti pentas seni, permainan angklung serta memaparkan terkait pengalaman Desa Cikolelet dalam mengembangkan inovasinya di bidang wisata.
"Mereka minta konsep pengembangannya seperti apa, kita sampaikan semuanya," paparnya.
Adapun yang perlu diperhatikan dalam pengembangan desa wisata, kata Ojat yakni rembuk warga.
Hal itu untuk menggali potensi wisata yang ada sehingga menjadi satu kesatuan dalam pengelolaannya.
Kemudian membuat peraturan desa terkait pengembangan desa wisata, dan pendampingan perguruan tinggi.
"Alhamdulillah untuk Desa Wisata Cikolelet ada saja pengunjungnya. Dalam sebulan pendapatan Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) rata-rata Rp6 juta," tuturnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bantenraya.com
Artikel Terkait
Prabowo Gebrak Meja: Kabais TNI Diganti, 4 Anggotanya Tersangka Kasus Terorisme ke Aktivis
PHK Massal PPPK Mengancam Daerah: Efek Domino Kebijakan Prabowo yang Bikin Resah
Eks Menag Yaqut Bungkam Usai Diperiksa KPK 3 Jam: Apa yang Dirahasiakan Soal Skandal Kuota Haji Rp622 Miliar?
Lapor SPT Tahunan 2026 Jadi Gampang? Rahasianya Pakai Software Payroll Ini!