Menyoroti program one map policy, Gibran menekankan manfaatnya dalam mengurangi konflik sengketa tanah dan aktivitas mafia tanah.
Dengan digitalisasi database dan pencatatan batas tanah, Gibran yakin dapat mengurangi konflik agraria ke depannya.
Baca Juga: Gibran Rakabuming Raka Memperlihatkan Adab dalam Debat, Terima Kasih kepada Mahfud dan Muhaimin
Ia menegaskan komitmen untuk melanjutkan dan memperkuat reforma agraria, mencatat prestasi di Solo sebagai contoh bagaimana digitalisasi dapat mengurangi konflik dan keberadaan mafia tanah.
"Sekali lagi reforma agraria akan kita lanjutkan, dan kita kuatkan. Kemarin saya di Solo sempat mendapatkan predikat kota lengkap dari BPN. Garis-garis batas, tanah-tanah wilayah sudah ter-capture semua sehingga nanti mengurangi konflik tanah dan mafia tanah. Kuncinya di sini adalah digitalisasi, one map policy, ini sangat penting sekali bagaimana kita dapat menyelesaikan konflik agraria ke depan," tegas Gibran.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: aspirasiku.id
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras