Untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut, perguruan tinggi termasuk Universitas K.H. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) harus benar-benar menjadi ekosistem belajar yang kreatif dan inovatif baik untuk dosen maupun mahasiswanya.
"Salah satu kuncinya adalah UHWAHA harus mampu menghadirkan ekosistem pendidikan yang membuat gagasan-gagasan kreatif dan inovatif, baik dari dosen maupun mahasiswa, dapat terus berkembang secara produktif," tegas Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma'ruf Amin dalam keterangan tertulisnya, Minggu (5/6/2022).
Selain itu, Wapres menekankan, kolaborasi riset dan teknologi juga harus terus diperluas dengan menggandeng berbagai pemangku kepentingan, baik pemerintah, industri, lembaga riset, maupun elemen masyarakat lainnya.
"Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi mutlak diperlukan, tetapi jangan sampai tidak diimbangi dengan penguasaan iman dan taqwa (imtaq). Keduanya harus senantiasa berjalan selaras dan saling melengkapi," pesannya.
Selanjutnya, tutur Wapres, sebagai tempat berkumpulnya intelektual-intelektual Islam, UNWAHA harus mampu mengambil peranan yang lebih besar dalam mengedukasi masyarakat terkait ilmu agama.
"Khususnya umat yang awam ilmu agama dan mudah terpengaruh pada ajakan-ajakan yang mengarah pada rusaknya ikatan kita sebagai bangsa dalam kerangka NKRI," imbuhnya.
Lebih jauh, Wapres mengungkapkan bahwa kemajemukan bangsa Indonesia dewasa ini makin diuji dengan timbulnya riak-riak dari aksi segelintir kelompok dengan menyebarkan paham-paham yang dapat merusak tatanan kehidupan bangsa yang berlandaskan Pancasila.
Artikel Terkait
Misteri Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah Terungkap: Ini Kata Puslabfor Polri
Tessa Mariska Bocorkan Identitas Ayah Kandung Ressa: Rapper Eksis Ini Diduga Kuat!
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Ada Apa di Balik Tenggat Free Float Mei 2025?
Menguak Dalih MSCI: Benarkah Laporan Investability Hanya Alat Hedge Fund Global Gempur IHSG?