Ia menceritakan, salah satu sikap atau pendekatan Indonesia yang berada pada politik bebas aktif, Indonesia sebagai salah satu negara mayoritas muslim yang menjadi pasukan PBB di Lebanon.
Baca Juga: Pernah Dikeluhkan Jokowi, Prabowo Turut Soroti Anggaran Stunting Rp10 M yang Kurang Efisien
"Beberapa belas tahun yang lalu Lebanon, biasanya menolak pasukan PBB dari negara muslim. Mereka tidak pernah (menerima) Malaysia, Nepal (yang juga mayoritas muslim) sering tidak bisa fair (dalam posisi politik luar negeri)," ungkap Prabowo.
"Saya optimistis di saat yang akan datang, kita akan melihat Indonesia menuju sebagai suatu (negara yang menjadi) faktor pendamai," imbuhnya.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: alonesia.com
Artikel Terkait
17 Hari Tanpa Makan: Eksperimen Puasa Air Ekstrem & Perubahan Tubuh yang Mengejutkan!
DPR Bongkar Masalah Serius di Balik Program Makan Gratis: Dapur MBG Ternyata Belum Halal!
Purbaya Ngamuk ke BPJS: Penonaktifan Massal Peserta BPJS Dinilai Konyol dan Rugikan Negara, Ini Dampaknya!
Video Viral Winda Can: Fakta Mengejutkan & Bahaya Link Jebakan yang Harus Diwaspadai