Hal tersebut dikemukakan Ferry dalam pernyataan pers diterima, Senin (6/6) siang. Menurutnya, pernyataan juru bicara partai BJP yang tengah berkuasa tersebut jelas-jelas dilandasi sikap Islamofobia.
“Pernyataan Sharma, yang antara lain mengolok-olok ajaran Islam seputar makhluk buraq, menuding Islam menganut teori bumi datar, serta yang terutama menghina Nabi Muhammad SAW yang kita hormati dan cintai, adalah penghinaan yang keji dari partai yang saat ini berkuasa di India,” kata Ferry.
Ferry menunjuk kalimat yang secara verbatim diucapkan Sharma dalam debat yang ditayangkan televisi India itu.
“Kalimat-kalimat tersebut sangat jelas menunjukkan kebencian tak hanya Sharma, melainkan partai yang diwakilinya, BJP, yang selama ini telah memberikan banyak bukti kebencian mereka akan Islam dan kaum Muslim dengan berbagai penindasan, bahkan penyerangan,” sebutnya.
Sekjen SI itu juga menambahkan, ungkapan dan perilaku Sharma dan partainya itu jelas mengingkari sikap luhur PBB yang telah menetapkan 15 Maret 2022 sebagai Hari Anti-Islamofobia. “Sementara dunia sudah sadar bahwa Islamofobia adalah sikap barbar, banyak orang di India masih memegang erat sikap anti peradaban itu,” ucap Ferry.
Lalu Ferry mempertanyakan sikap pemerintah sebagai negara dengan warga Muslim terbesar di dunia, yang tidak menunjukkan kepedulian, menurutnya, pada kejadian itu.
“Sudah lima negara Islam mengutuk perilaku politisi BJP tersebut, yakni Arab Saudi, Kuwait, Qatar, Iran dan Pakistan, sementara pemerintah Indonesia masih meneng bae,”kata Ferry mengutip istilah Jawa. “Itu kan sikap yang sangat ganjil sebagai pemerintah negara mayoritas Muslim.”
Oleh karenanya, Ferry menuntut agar pemerintah bersikap dengan mengutuk perilaku menghinakan itu, serta meminta agar pemerintah India mendesak elit BJP untuk meminta maaf kepada kaum Muslim. “Seharusnya pemerintah India sadar, karena BJP adalah partai pemerintah saat ini, apa yang dilakukan BJP mau tak mau menjadi cerminan sikap pemerintah India,”kata Ferry.
Artikel Terkait
Bareskrim Gerebek Markas Judol Internasional: 320 WNA Diringkus, Bos Masih Buron!
Wakil Ketua DPR Kritik Keras TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi: Ini Pembungkaman Kebebasan Berekspresi!
Harga BBM Pertamina 11 Mei 2026: Daftar Terbaru Pertalite, Pertamax, Solar - Ada yang Naik Gila-gilaan!
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia