“Jenis kenderaan atau mobil yang diborong adalah berjenis Ambulan dan kendaraan operasional, dan Harga masing - masing sekitar Rp.738 juta untuk satu Mobil. Dan hanya bisa bilang Wow mahal banget,” ujar Uchok Sky Khadafi, Direktur CBA di Jakara, Jumat, 10 Mei 2024.
Menurutnya, memborong dua mobil tersebut pada akhir jabatan wakil presiden benar benar tidak masuk akal. Oleh karena itu aksi memborong kendaraan tersebut hanya membebanin anggaran negara alias pemborosan uang negara.
“Padahal selama ini wakil Presiden kyai Ma'ruf Amin sangat bisa berhemat bicara di depan publik, tetapi mengapa tidak bisa berhemat anggaran negara,” paparnya.
Ichok juga mengungkapkan, ketika wakil Presiden Ma'ruf Amin melakukan kunjungan ke daerah juga melakukan pemborosan negara. Tetapi model Pemborosan Anggaran negara ini bukan dilakukan oleh dalam internal wakil presiden atau sekretariat Wakil Presiden Kementerian Sekretariat Negara.
“Tetapi kunjungan wakil presiden ke daerah benar - benar lebih banyak mengambil anggaran kas daerah. Atau pemerintah daerah harus menyediakan anggaran daerah untuk pengamanan dan makan - minum yang menguras uang pajak rakyat,” jelasnya.
Pada tahun 2023 ini, sambung Uchok, Pemerintah Jawa Timur melalui biro Umum Provinsi Jawa Timur harus mengeluar sebesar Rp.170.500.000 untuk memborong 800 porsi dalam bentuk Makan dan Minum Prasmanan VVIP, Makan dan Minum Prasmanan VIP, dan Kue-Kue Prasmanan VIP
Artikel Terkait
17 Hari Tanpa Makan: Eksperimen Puasa Air Ekstrem & Perubahan Tubuh yang Mengejutkan!
DPR Bongkar Masalah Serius di Balik Program Makan Gratis: Dapur MBG Ternyata Belum Halal!
Purbaya Ngamuk ke BPJS: Penonaktifan Massal Peserta BPJS Dinilai Konyol dan Rugikan Negara, Ini Dampaknya!
Video Viral Winda Can: Fakta Mengejutkan & Bahaya Link Jebakan yang Harus Diwaspadai