Namun, kini beredar video yang memperlihatkan Pendeta Theodores Tabaraka menyebut kalau patung atau benda apa pun yang disembah akan dimasuki oleh setan.
Video Pendeta Tabaraka tersebut viral di media sosial setelah diunggah oleh pemilik akun Twitter @Tatum_alattas.
Dalam video itu, di bagian atas terlihat sebuah berita tentang UAS mengenai penyataannya soal patung salib.
Di bawah artikel tersebut kemudian ada video Pendeta Tabaraka membahas patung yang berjudul, “Pdt.Theodores Tabaraka l Mantan Dukun Klenteng l Sembahlah TUHAN YESUS l Jangan Menyembah Patung Apapun.”
Awalnya, Pendeta Tabaraka menyinggung soal penyembah berhala yang akan dihukum hingga anak cucunya.
“Penyembah berhala bukan penyembahnya saja yang dihukum, (tapi) turunan kita keempat, artinya cucu punya cucu, masih kena hukumannya kalau kita menyembah berhala,” ucapnya dikutip Populis.id dari cuitan akun @Tatum_alattas pada Selasa (7/6/2022).
Pendeta Tabaraka kemudian menegaskan kalau penyembah patung dibohongi oleh setan. Pasalnya, patung yang dianggap sebagai Tuhan bahkan tidak bisa minggir sendiri jika ada atap bocor.
“Kita dibohongin setan. Allah yang kita bikin dari tanah, kita minta peng-an, kita minta hoki, minta jodoh dan sebagainya, minta penglaris, Allah model begitu enggak bisa bergerak. Diberakin cicak enggak bisa minggir,” jelasnya.
Ia melanjutkan, “Masa kita minta peng-an, tolol kita orang Cina. Kan kita pernah 'makan' sekolahan, masa enggak ngerti. Kebocoran, Allah model begitu, Allah jompo, enggak bisa minggir sendiri kalau kita enggak pinggirin, masa kita nyembah Allah begituan.”
Pendeta Tabaraka juga menyatakan kalau sebuah patung disembah, maka setan akan masuk ke dalam patung tersebut.
Artikel Terkait
Wali Kota Bekasi Nyaris Kena Golok Saat Tertibkan PKL: Ini Kronologi Lengkap dan Responsnya!
PAN Usung Prabowo-Zulhas Dua Periode: Akankah Koalisi Gemuk Prabowo Pecah?
Masa Lalu Kelam Denada Tambunan Terungkap: Gonta-Ganti Pacar, Gaya Hidup Malam, dan Misteri Anak Ketiga
Video Gilcans Ambon Viral 54 Detik: Fakta Mencengangkan di Balik Sprei Hijau yang Hebohkan Medsos