Khawatir Ada Resistensi Bila Undang Jokowi
Yusuf bilang ada kekhawatiran muncul resistensi ketika mengundang Jokowi yang menyebabkan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
"Nah, ada kekhawatiran dari kami ada resistensi. UGM ini tentu walaupun kita terbuka inklusif tapi kami juga harus melihat ada kemungkinan potensi-potensi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.
"Maka tentu dalam memilih pembicara itu kami sangat selektif, dalam arti untuk menghindari terjadinya hal-hal yang di luar diskusi intelektual," lanjutnya.
Yusuf mengatakan Jokowi adalah sosok yang bagus dalam menyampaikan diskusi. Namun tak diundangnya Jokowi lebih pada langkah mitigasi.
"Pak Jokowi sangat bagus dalam menyampaikan sesuatu diskusi, tetapi ya tadi kami mencoba untuk memitigasi hal-hal di luar diskusi intelektual yang akan mungkin terjadi pada pembicara menyampaikan paparannya," bebernya.
Sementara itu sosok Anies dan Ganjar — yang juga rival dalam Pilpres 2024 — bukan sekali ini saja diundang sebagai pembicara di Maskam UGM.
"Betul dan beliau itu, kan, secara intelektual diakui, ya. Pak Anies seorang mantan rektor, Rektor Universitas Paramadina dan integritasnya luar biasa. Kemudian Pak Ganjar juga ahli politik dan ahli hukum dan beliau sebagai mantan Ketua Kagama, tentu kita mengharapkan pencerahan dari tokoh-tokoh tersebut," beber Yusuf.
Sumber: Kumparan
Artikel Terkait
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan
Viral! Akun X Jepang Salah Sangka, Rumah Jokowi Dikira Rumah Angker Buat Uji Nyali