Baca Juga: Percepat Layanan, Sistem Rujukan Puskesmas Surabaya Diperbarui
Di tingkat hilir, sudah dilakukan penyiapan jalur evakuasi dan shelter atau tempat evakuasi beserta panduan perencanaan evakuasinya. Meskipun demikian, korban tsunami masih tetap ada seperti yang pernah terjadi di Selat Sunda diakhir tahun 2018.
Hal Ini menandakan program yang telah ada belum mencukupi, sehingga perlu ditingkatkan ke depannya. “Saya kira publik juga perlu mendapatkan informasi secara mendetail terkait dengan potensi ancaman tsunami di lokasi di mana mereka tinggal dan tentu saja informasi lainnya terkait dengan jalur evakuasi dan tempat evakuasi sementara,” jelas Widjo.
Sumber: rm.id
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!