Jika benar oligarki taipan telah menyusup ke dalam pemerintahan, hal ini dapat berimplikasi serius terhadap demokrasi dan kesejahteraan masyarakat. Beberapa dampak yang dikhawatirkan meliputi:
- Ketimpangan Ekonomi yang Kian Lebar – Kebijakan yang berpihak pada elite bisnis dapat semakin memperkecil peluang usaha bagi masyarakat kecil dan menengah.
- Melemahnya Regulasi Perlindungan Publik – Kebijakan yang semestinya melindungi kepentingan rakyat bisa saja dikompromikan demi kepentingan bisnis besar.
- Terbatasnya Partisipasi Publik – Ketika oligarki mengendalikan kebijakan, suara masyarakat menjadi semakin tidak diperhitungkan dalam pengambilan keputusan.
Kata Sutoyo, pengaruh oligarki dalam pemerintahan bisa semakin kuat jika tidak ada mekanisme kontrol yang transparan.
“Jika pemerintahan Prabowo tidak segera menegaskan independensinya dari kepentingan oligarki, maka kebijakan publik berisiko didikte oleh kelompok tertentu,” ujarnya.
Sutoyo menekankan bahwa masyarakat harus lebih kritis dalam mengawasi jalannya pemerintahan.
“Publik harus aktif mengawasi. Jika kita membiarkan oligarki semakin kuat, maka kebijakan yang lahir bukan untuk rakyat, melainkan hanya untuk kepentingan segelintir elite ekonomi,” pungkasnya.
Sumber: SuaraNasional
Artikel Terkait
Turis Australia Diperkosa Satpam di Bali: Kronologi Mengerikan di Balik Kamar Mandi Klub Malam
Presiden Prabowo Beri Perintah Rahasia ke Bahlil: Ini Strategi Darurat Minyak Imbas Perang Timur Tengah
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!