Jika benar oligarki taipan telah menyusup ke dalam pemerintahan, hal ini dapat berimplikasi serius terhadap demokrasi dan kesejahteraan masyarakat. Beberapa dampak yang dikhawatirkan meliputi:
- Ketimpangan Ekonomi yang Kian Lebar – Kebijakan yang berpihak pada elite bisnis dapat semakin memperkecil peluang usaha bagi masyarakat kecil dan menengah.
- Melemahnya Regulasi Perlindungan Publik – Kebijakan yang semestinya melindungi kepentingan rakyat bisa saja dikompromikan demi kepentingan bisnis besar.
- Terbatasnya Partisipasi Publik – Ketika oligarki mengendalikan kebijakan, suara masyarakat menjadi semakin tidak diperhitungkan dalam pengambilan keputusan.
Kata Sutoyo, pengaruh oligarki dalam pemerintahan bisa semakin kuat jika tidak ada mekanisme kontrol yang transparan.
“Jika pemerintahan Prabowo tidak segera menegaskan independensinya dari kepentingan oligarki, maka kebijakan publik berisiko didikte oleh kelompok tertentu,” ujarnya.
Sutoyo menekankan bahwa masyarakat harus lebih kritis dalam mengawasi jalannya pemerintahan.
“Publik harus aktif mengawasi. Jika kita membiarkan oligarki semakin kuat, maka kebijakan yang lahir bukan untuk rakyat, melainkan hanya untuk kepentingan segelintir elite ekonomi,” pungkasnya.
Sumber: SuaraNasional
Artikel Terkait
Duit Ratusan Miliar Gagal Beli Hati: Pengakuan Hercules soal Tawaran Jenderal Bintang Dua untuk Jegal Prabowo
Kebobolan! Menkeu Ngaku Sistem Anggaran Kemenkeu Jebol, 21.801 Motor Listrik MBG Lolos Tanpa Izin
Kondisi Terbaru Kamaruddin Simanjuntak: Pengacara Pembongkar Kasus Sambo Kini Sakit – Begini Fakta Terkininya
Desak Bareskrim! 40 Ormas Islam Geruduk Polri Minta Ade Armando, Grace Natalie, dan Abu Janda Segera Diproses Hukum