POLHUKAM.ID - Kajian Politik Merah Putih mengungkap dugaan penyusupan oligarki taipan ke dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Koordinator Kajian Politik Merah Putih, Sutoyo Abadi, kelompok taipan ini berupaya mengamankan kepentingan bisnis mereka dengan menempatkan kader di DPR guna mengawal kebijakan yang menguntungkan mereka.
“Kami melihat ada pola yang jelas dalam upaya penyusupan ini. Mereka sudah menyiapkan orang-orangnya di parlemen untuk memastikan undang-undang yang dihasilkan berpihak pada kepentingan oligarki,” ujar Sutoyo kepada redaksi SuaraNasional, Rabu (12/3/2025).
Kajian Politik Merah Putih mengidentifikasi beberapa strategi yang digunakan oleh oligarki untuk menanamkan pengaruh di pemerintahan Prabowo:
1. Penguasaan Posisi Strategis – Oligarki berusaha menempatkan orang-orangnya di kementerian, lembaga negara, dan parlemen untuk memastikan kepentingan mereka terakomodasi.
2. Pendanaan Kampanye Politik – Dengan modal besar, mereka mendukung kandidat tertentu dalam pemilu untuk mendapatkan akses lebih mudah ke kebijakan strategis.
3. Pengaruh terhadap Legislasi – Dengan memiliki kader di DPR, mereka dapat mengawal atau bahkan menggagas undang-undang yang menguntungkan sektor bisnis mereka.
Sutoyo juga menyoroti bahwa pola ini bukan hal baru dalam politik Indonesia, tetapi menjadi semakin sistematis dan terstruktur dalam pemerintahan saat ini.
“Jika dibiarkan, ini bisa mengarah pada penguatan oligarki yang mengancam demokrasi,” tegasnya.
Artikel Terkait
Duit Ratusan Miliar Gagal Beli Hati: Pengakuan Hercules soal Tawaran Jenderal Bintang Dua untuk Jegal Prabowo
Kebobolan! Menkeu Ngaku Sistem Anggaran Kemenkeu Jebol, 21.801 Motor Listrik MBG Lolos Tanpa Izin
Kondisi Terbaru Kamaruddin Simanjuntak: Pengacara Pembongkar Kasus Sambo Kini Sakit – Begini Fakta Terkininya
Desak Bareskrim! 40 Ormas Islam Geruduk Polri Minta Ade Armando, Grace Natalie, dan Abu Janda Segera Diproses Hukum