"Ini penting menurut saya, karena dulu ada jokes-nya Pak Hasyim Muzadi itu. Saya kebetulan aktivis Muhammadiyah yang dekat dengan Pak Hasyim. Pak Hasyim kalau dengan saya sering bertukar canda," ujar Mu'ti.
Ia lalu mengisahkan cerita tentang seorang kepala daerah yang mengadu kepada Kiai Hasyim karena sering didemo masyarakatnya.
"Beliau sempat cerita ke saya, seorang kepala daerah didemo oleh masyarakatnya kemudian mengadu ke Pak Kiai Hasyim.
'Kenapa kamu didemo terus?' tanya Kiai Hasyim. Dia jawab, 'Iya Pak, mereka menuduh ijazah saya palsu.' Lalu Pak Kiai tanya, 'Yang bener gimana?' Dia jawab, 'Waktu saya beli, kata yang jual asli, Pak.' (hahaha)," ucap Abdul Mu'ti, yang kembali mengundang gelak tawa audiens.
Kelakar tersebut menjadi bagian dari penekanan Abdul Mu'ti tentang pentingnya integritas dalam dunia pendidikan.
👇👇
Detik-detik menteri @Kemdikdasmen Abdul Mu`ti sindir ijazah palsu dan gratifikasi dosen penguji
Dua orang pejabat kena mental😂 pic.twitter.com/pCOyhBfogR
Sumber: Tribun
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras