"Sehingga, sangat mungkin terjadi berbagai dinamika, peristiwa dan momentum politik yang berpotensi mengubah peta politik elektoral ke depan," ujarnya.
Survei dilakukan pada 16 Mei hingga 22 Mei 2022 dengan jumlah sampel 1.220 responden dengan 'margin of error' sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Metode survei yang digunakan dengan metode multistage random sampling dengan wawancara tatap muka secara langsung dengan responden terpilih.
Sumber: suara.com
Artikel Terkait
Purbaya Ngamuk ke BPJS: Penonaktifan Massal Peserta BPJS Dinilai Konyol dan Rugikan Negara, Ini Dampaknya!
Video Viral Winda Can: Fakta Mengejutkan & Bahaya Link Jebakan yang Harus Diwaspadai
Pertemuan Rahasia di Solo: Pengamat Bongkar Alasan Sebenarnya Wasekjen Demokrat Temui Jokowi
Rieke Diah Pitaloka Bongkar Data BPJS: Benarkah Separuh Rakyat Indonesia Miskin?