"Kalau dari sisi persentase keseluruhan angkatan kerja adalah 4,76 persen (tingkat pengangguran terbuka/TPT per 2025). Masih sedikit menurun dibandingkan 4,82 persen posisi tahun lalu," tutur sang Bendahara Negara.
Ia juga membandingkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang di bawah 5 persen itu dengan beberapa negara lain.
Menurutnya, apa yang dicapai Indonesia masih relatif terjaga.
Berdasarkan bahan paparannya, Indonesia berada di urutan keempat negara ASEAN-6 dan G20.
Berurutan dari nomor satu adalah Vietnam yang tumbuh 6,9 persen secara tahunan, China 5,4 persen, serta Filipina 5,4 persen.
"Malaysia di 4,4 persen. Kalau kita lihat beberapa negara, seperti Malaysia ini penurunannya cukup tajam dari tahun lalu, kuartal IV 2024 hingga sekarang kuartal I (2025)," beber Ani.
"Singapura tumbuh 3,8 persen (dan) Thailand 3,1 persen. Jerman masih mengalami negative growth berturut-turut, jadi sudah dalam posisi resesi sebetulnya. Korea pun mengalami pertumbuhan negatif 0,1 persen," tandasnya.
Sumber: CNN
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras