"Ngawur tuh. Pertama presiden sudah berkali-kali menolak dan kedua ada gerakan massa yang secara konstitusional menolak juga," kata Eben saat dihubungi JPNN.com, Jumat (10/6).
Dia menegaskan, semua pihak untuk berhenti menjerumuskan Presiden Jokowi dengan isu-isu yang menyesatkan publik. "Apalagi itu bukan produk yang sangat demokratis, bagi kami tiga periode itu produk narsis itu dalam demokrasi," lanjutnya.
Tak hanya itu, dia menyebutkan ProJo jangan selalu bermanuver politik. "Menurut saya, kalau mau tegak lurus ke Presiden ya tegak lurus. jangan bercanda atau berspekulasi terhadap demokrasi yang sudah terpuruk hari ini," ujarnya.
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras