"Ngawur tuh. Pertama presiden sudah berkali-kali menolak dan kedua ada gerakan massa yang secara konstitusional menolak juga," kata Eben saat dihubungi JPNN.com, Jumat (10/6).
Dia menegaskan, semua pihak untuk berhenti menjerumuskan Presiden Jokowi dengan isu-isu yang menyesatkan publik. "Apalagi itu bukan produk yang sangat demokratis, bagi kami tiga periode itu produk narsis itu dalam demokrasi," lanjutnya.
Tak hanya itu, dia menyebutkan ProJo jangan selalu bermanuver politik. "Menurut saya, kalau mau tegak lurus ke Presiden ya tegak lurus. jangan bercanda atau berspekulasi terhadap demokrasi yang sudah terpuruk hari ini," ujarnya.
Artikel Terkait
Video Viral Winda Can: Fakta Mengejutkan & Bahaya Link Jebakan yang Harus Diwaspadai
Pertemuan Rahasia di Solo: Pengamat Bongkar Alasan Sebenarnya Wasekjen Demokrat Temui Jokowi
Rieke Diah Pitaloka Bongkar Data BPJS: Benarkah Separuh Rakyat Indonesia Miskin?
Wali Kota Bekasi Nyaris Kena Golok Saat Tertibkan PKL: Ini Kronologi Lengkap dan Responsnya!