'Tipu-Tipu Ijazah Jokowi Akhirnya Terbongkar'
Dugaan pemalsuan ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, akhirnya terbongkar setelah Kasmudjo—mantan dosen Fakultas Kehutanan UGM—membantah pernah menjadi pembimbing akademik maupun skripsi Jokowi.
“Saya belum memenuhi syarat. Masih golongan 3B waktu itu,” ujar Kasmudjo saat diwawancarai peneliti forensik digital Rismon Sianipar di kediamannya di Yogyakarta, Sabtu 14 Juni 2025.
Menurutnya, dosen pembimbing skripsi maupun akademik umumnya berpangkat lebih tinggi dan berusia minimal 50 tahun.
Bahkan istri Kasmudjo turut mengamini pernyataan Rismon. Menurut isteri Kasmudjo, suaminya masih bergelar sarjana muda dan cukup untuk membimbing saat Jokowi kuliah.
Namun isteri Kasmudjo mengaku bahwa suaminya mengenal Jokowi.
Sementara itu, dalam pengakuan terbarunya, Jokowi menegaskan bahwa Kasmudjo bukanlah pembimbing skripsinya, melainkan pembimbing akademik selama masa kuliah.
“Kasmudjo memang bukan yang membimbing skripsi saya, tapi beliau adalah pembimbing akademik,” ujar Jokowi saat ditemui di Solo, Jawa Tengah, Jumat 23 Mei 2025.
Pernyataan ini disampaikan Jokowi untuk merespons gugatan yang dilayangkan ke Pengadilan Negeri Sleman, yang turut mencantumkan nama Kasmudjo dalam tudingan ijazah palsu.
Jokowi sempat menemui Kasmudjo guna memberikan dukungan moral atas persoalan tersebut.
Dalam proses penyusunan skripsinya yang berjudul “Studi tentang Pola Konsumsi Kayu Lapis pada Pemakaian Akhir di Kotamadya Surakarta”, Jokowi menyebut bahwa sosok yang membimbingnya adalah Prof. Dr. Ir. Ahmad Sumitra.
Artikel Terkait
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras
Prabowo Gebrak Meja: Kabais TNI Diganti, 4 Anggotanya Tersangka Kasus Terorisme ke Aktivis
PHK Massal PPPK Mengancam Daerah: Efek Domino Kebijakan Prabowo yang Bikin Resah