Tidak berhenti di situ, Roy kemudian menarik analogi dari dunia fiksi.
Ia menyamakan dugaan keberadaan Jokowi KW dengan kisah Profesor Alembick dalam komik Tintin Tongkat Raja Ottokar karya Hergé.
“Dalam serial Tintin ‘Tongkat Raja Ottokar’ (Le Sceptre d’Ottokar) yang diterbitkan tahun 1939, cerita bergambar ikonik karya Herge… menampilkan sosok kembar Profesor Hector Alembick dan Philemon Alembick yang terlibat dalam kisah konspirasi politik dan identitas ganda," bebernya.
Roy menggambarkan bagaimana dalam cerita itu, Profesor Alembick yang asli, seorang pakar sigilografi (ahli segel), ditukar dengan kembarannya untuk pencurian tongkat kerajaan Raja Muskar XII dari negara fiktif Syldavia.
Ia juga menyebut film Allied yang dibintangi Brad Pitt dan Marion Cotillard, sebagai analogi lain dari skenario identitas palsu dalam dunia spionase.
“Selain itu kisah agen yang ditukar ini ada juga dalam Film Allied yang diperankan oleh Brad Pitt (Max Vatan) dan Marion Cotillard (Marianne Beauséjour), dimana seorang mata-mata Agen Jerman telah menyamar dan menggantikan istri Max Vatan sesungguhnya," jelasnya.
“Operasi Blue Dye berhasil membongkar kepalsuan identitas tersebut dan akhirnya si agen wanita bunuh diri setelah sebelumnya hampir tertangkap, sebuah kisah heroik sekaligus kesatria yang dibungkus roman percintaan agen ganda," tambahnya.
Lebih lanjut, Roy menegaskan bahwa praktik penyamaran identitas seperti itu tidak hanya terjadi di dunia fiksi, tetapi sangat mungkin terjadi dalam realitas politik.
“Kesimpulannya, dalam dunia politik spionase yang nyata, hal penyamaran identitas menggunakan sosok palsu banyak terjadi juga, bahkan kemarin saja juga sempat ada Jokowi KW yang menyambut di Rumah Gg Kutai Utara 1, karena Jokowi sebenarnya hanya bisa tampil beberapa menit karena kondisi kesehatan kulitnya yang makin tidak baik-baik saja," tandasnya.
Roy bilang, jika apa yang diceritakan dr ZSE benar, maka betapa mengerikannya rakyat Indonesia yang telah menjadi korban selama sepuluh tahun lebih.
“Jadi apakah cerita yang disampaikan dr ZSE di atas memang benar terjadi atas orang bernama Jokowi? Alangkah ngerinya kita Rakyat Indonesia menjadi korban mahluk antah berantah bernama Jokowi (seperti kata RH) ini, ambyar se-ambyar ambyarnya," kuncinya.
Sumber: Fajar
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang