"PD itu ada menolaknya, tetapi setuju juga. Beberapa partai juga begitu, setuju dengam catatan, dengan catatan itu artinya abu-abu. Itu artinya iya atau tidak. Enggak ada no atau yes," ujar Roy Suryo.
Pria yang juga berstatus pakar telematika itu menyatakan Demokrat seharusnya bisa meniru PDI Perjuangan ketika pemerintahan dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selama dua periode. PDIP ketika itu mengambil posisi sebagai oposisi. Buntutnya, partai berlambang Banteng menjadi parpol pemenang Pemilu 2014 dan 2019.
"Saya sering lihat PD dengan slogan kami prorakyat. Koalisi kami, koalisi rakyat. Cuma sikapnya harus ditunjukkan secara nyata," kata Roy Suryo.
Sumber: jpnn.com
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?