POLHUKAM.ID - Isu keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo kembali jadi sorotan publik setelah Lembaga Survei Median merilis hasil survei terbarunya.
Survei yang digelar pada 12–18 Juni 2025 itu menunjukkan bahwa hanya 55,5 persen responden yang menyatakan yakin ijazah Jokowi asli.
Sisanya, lebih dari 44 persen belum yakin atau bahkan menganggap ijazah tersebut palsu.
Survei melibatkan 907 responden dari 38 provinsi di Indonesia, dengan metode pengumpulan data melalui kuesioner Google Form yang disebar secara daring kepada pengguna media sosial.
Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun, menyebut bahwa temuan ini mengindikasikan polarisasi persepsi publik terhadap isu tersebut.
“Hanya 55,5 persen yang percaya ijazah Jokowi asli. Sebanyak 14,4 persen menyebut palsu, dan sisanya, 30,1 persen tidak tahu atau tidak menjawab,” ungkap Rico dalam pemaparan hasil survei, Senin (30/6/2025).
Rico menambahkan bahwa perbedaan afiliasi politik juga memengaruhi persepsi publik.
Artikel Terkait
Standar Ganda Nuklir: Mengapa Israel Tak Pernah Disoal Punya Senjata Atom?
Partai Demokrat Bongkar Standar Ganda AS-Israel: Serangan ke Iran Picu Terorisme Baru?
Innalillahi! Try Sutrisno Wafat: Kisah Wapres ke-6 RI dari Medan Perang ke Istana
Rocky Gerung Peringatkan Prabowo: Risiko Jadi Mediator Iran-AS dan Fakta Tuduhan Agen Amerika