"Dengan begitu, tampaknya sulit bagi kedua partai untuk menyatukan visi dan misi dalam mengusung presiden," lanjutnya.
Kedua partai akan terjebak pada ideologi perjuangan masing-masing.
"Saya menilai pendukung kedua partai juga ibarat minyak dan air," tegasnya.
Oleh karena itu, ada kemungkinan bila dua partai itu koalisi tidak akan mendapat dukungan dari basis masa partai masing-masing. (*)
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Ade Armando Resmi Mundur dari PSI demi Jaga Partai dari Polemik Jusuf Kalla
Teddy Indra Wijaya: Dari Ajudan Jokowi ke Seskab Rasa Perdana Menteri – Naik Tak Wajar atau Buah Kepercayaan?
Gatot Nurmantyo Bongkar Alasan Dipecat Jokowi dari Panglima TNI: Saya Ditendang karena Tidak Nurut
Qodari Resmi Jabat Kepala Bakom: Gaya Komunikasi Pemerintah Berubah Total Jadi Lebih Agresif dan Siap Perang Narasi