"Masyarakat khususnya para anak muda yang merupakan pemilih terbesar saat ini mereka lebih open minded. Lebih baik lagi karena mereka mampu membedakan dan memilih secara rasional tanpa melulu melihat identitas," ujarnya.
Menurut Albertus, justru dua tahun hantaman pandemi Covid-19 telah membuat masyarakat lebih peduli dan saling menolong tanpa membeda-bedakan. Isu paling utama adalah hidup sehat dan ekonomi pulih.
"Airlangga ini selain Menko Perekonomian, juga merupakan Ketua Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi, fokusnya adalah kinerja. Beberapa Lembaga survei Kajian Pemilu memunculkan fakta bahwa masyarakat cenderung menyukai dan mengapresiasi pemimpin politik yang punya karya dan prestasi," tambahnya.
Pertemuan tiga partai Partai Golkar, PAN, dan PPP, menunjukkan upaya jalan kolaborasi politik antara kelompok nasionalis dan kelompok religius.
"Menurut saya, Airlangga Hartarto memainkan peran yang tepat. Saran dari saya, pasangan cocok bagi Airlangga adalah kalangan militer, kombinasi yang baik dalam membangun politik kebangsaan dan sosial ekonomi," sarannya.
Sumber: rm.id
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?