"Masyarakat khususnya para anak muda yang merupakan pemilih terbesar saat ini mereka lebih open minded. Lebih baik lagi karena mereka mampu membedakan dan memilih secara rasional tanpa melulu melihat identitas," ujarnya.
Menurut Albertus, justru dua tahun hantaman pandemi Covid-19 telah membuat masyarakat lebih peduli dan saling menolong tanpa membeda-bedakan. Isu paling utama adalah hidup sehat dan ekonomi pulih.
"Airlangga ini selain Menko Perekonomian, juga merupakan Ketua Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi, fokusnya adalah kinerja. Beberapa Lembaga survei Kajian Pemilu memunculkan fakta bahwa masyarakat cenderung menyukai dan mengapresiasi pemimpin politik yang punya karya dan prestasi," tambahnya.
Pertemuan tiga partai Partai Golkar, PAN, dan PPP, menunjukkan upaya jalan kolaborasi politik antara kelompok nasionalis dan kelompok religius.
"Menurut saya, Airlangga Hartarto memainkan peran yang tepat. Saran dari saya, pasangan cocok bagi Airlangga adalah kalangan militer, kombinasi yang baik dalam membangun politik kebangsaan dan sosial ekonomi," sarannya.
Sumber: rm.id
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?