Adapun posisi empat sampai sepuluh berturut-turut ditempat oleh Ridwan Kamil (4,6 persen), Sandiaga Uno (3,6 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (3,3 persen), Khofifah Indar Parawansa (2,9 persen), Erick Thohir (2,0 persen), Puan Maharani (1,8 persen), dan Airlangga Hartarto (1,2 persen).
"Tingkat tidak tahu atau tidak jawab itu cukup kecil 6,2 persen," ujar Yunarto.
Charta Politika Indonesia menggunakan metode wawancara tatap muka saat menggelar survei berjudul Membaca Situasi Politik dan Elektoral Pascarakernas Projo. Metode pengambilan sampel dengan multistage random dengan jumlah 1.200 responden.
Survei milik Charta Politika Indonesia memiliki batas kesalahan atau margin of error sebesar 2,83 persen. Survei dilakukan pada 25-2 Juni 2022.
Sumber: jpnn.com
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?