Ketua DPP GPMP Andreas Rehiary menegaskan bahwa pihaknya mempunyai dasar yang sangat kuat memilih Moeldoko menjadi Bapak Perawat dan Pengawal Pluralisme di masa sekarang karena perhatian dan kepedulian Moeldoko terhadap berbagai kelompok terutama kelompok minoritas.
"Kalau hari ini kami mengundang beliau dan menjadikan tokoh yang bersama-sama dengan kita untuk menjaga nilai-nilai pluralisme karena kami punya alasan," ujar Andreas.
Ia pun menekankan bahwa kegiatan dan penyematan tersebut bukan persoalan politik. Tapi, lanjutnya, ini tentang bagaimana pertanggungjawaban terhadap bangsa ini.
"Semoga kita bersama beliau akan menjadi pribadi-pribadi anak bangsa yang akan menjaga, merawat dan mempertahankan Pancasila dan nilai-nilai pluralisme," tandasnya.
Sementara itu, Moeldoko dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada peserta yang memiliki kepedulian dan komitmen kuat untuk menjaga bangsa dan negara ini. Ia pun berpesan jangan pernah lelah untuk merawat, menjaga dan memelihara kebangsaan.
Artikel Terkait
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?
Gatot Nurmantyo vs Kapolri: Analisis Hukum Mengungkap Dampak Kritik yang Dinilai Melemahkan Polri
Jokowi vs Janjinya: Benarkah Bakal Pulang Kampung atau Malah Mati-Matian untuk PSI?