Fernando mengatakan kemesraan PAN, PPP, dan Golkar kini telah menjelma menjadi Koalisi Indonesia Bersatu.
"Koalisi partai politik dengan kombinasi nasionalis dan agamais memang tampaknya lebih diminati," ujar Fernando mengutip GenPI.co, Minggu (15/5).
Fernando menduga taktikĀ Koalisi Indonesia BersatuĀ menggabungkan kaum nasionalis dan agamais kemungkinan akan ditiru koalisi lain.
Menurutnya, ada kemungkinan PDIP dan PKB ikut membentuk koalisi tandingan untuk memberi perlawanan.
"Jika koalisi PDIP dan PKB terbentuk, opsi membuat Koalisi Poros Islam sudah tertutup," tuturnya.
Artikel Terkait
Impor 105 Ribu Pikap India Ditolak, Mahasiswa Desak Dirut Agrinas Dicopot!
Gagal Total Negosiasi ART? Pakar Sebut Tim Ekonomi Prabowo Hanya Jadi Janitor AS
Ijazah Paket C Tiyo Ardianto Disorot, Buni Yani: Tak Masalah, Ini Justru Buktikan...
Roy Suryo Cs Terancam? Ini Alasan Proses Hukum Kasus Ijazah Jokowi Diprediksi Masih Panjang