"Sebelumnya, publik berharap akan terjadi perbaikan untuk mewujudkan kabinet kerja yang lebih profesional menyelesaikan berbagai persoalan," kata Kamhar, Rabu (15/6/2022).
Selain itu, lanjut dia, masyarakat juga berharap kabinet bisa memenuhi janji-janji kampanye Jokowi. "Jika melihat hasil perombakan kabinet ini masih jauh dari yang diharapkan," tukas Kamhar.
Dia menilai reshuffle ini dilakukan hanya untuk memenuhi kepentingan orang dekat dan partai-politik koalisi pemerintah.
"Jadi terbaca bahwa perombakan ini lebih memenuhi dan melayani kepentingan politik Pak Jokowi, bukan untuk menyelesaikan persoalan rakyat atau mengoptimalkan kinerja di akhir masa jabatan," tutur dia.
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?