LCJ juga menegaskan bahwa proyek infrastruktur strategis nasional di bawah kepemimpinan Jokowi telah meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah terpencil. Mereka menilai klaim Purbaya tidak mencerminkan kondisi riil masyarakat.
Pernyataan Purbaya Picu Debat Publik
Pernyataan kontroversial Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tersebut dengan cepat viral di media sosial dan memicu perdebatan sengit. Sejumlah pihak justru membenarkan pernyataan Purbaya.
Tokoh Nahdlatul Ulama, Umar Sahadat Hasibuan atau Gus Umar, menyatakan kesetujuannya. "Saya setuju sama menkeu: SBY bikin rakyat makmur tanpa perlu byk bangun infrastruktur," tulis Gus Umar.
Sejumlah warganet juga mengingatkan bahwa pada era SBY, lembaga antirasuah (KPK) dinilai bekerja lebih independen dan tanpa pandang bulu. Debat publik ini menunjukkan masih kuatnya perbandingan kinerja antara dua era kepemimpinan tersebut di mata masyarakat.
Sumber artikel asli: POLHUKAM.ID
Artikel Terkait
Kontroversi Bahlil: Benarkah Kebijakan ESDM Baru Tricky dan Picu Penurunan Kepercayaan Publik?
UU PPRT Akhirnya Sah! Ini 12 Hak Pekerja Rumah Tangga yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
Logo Babi di Acara Maulid Nabi: Intrik Politik atau Pelecehan Agama? Ini Analisis dan Tuntutannya
Bahlil Naikkan Harga BBM & LPG: Bumerang Politik Pertama untuk Pemerintahan Prabowo?