Menurut Eep, tanda-tanda ketidaksiapan Jokowi ini justru telah terlihat jelas sebelum masa kepresidenannya berakhir, bukan setelahnya. Ia menyoroti suatu peristiwa penting yang menjadi indikator kuat.
"Yaitu ketika dia punya peranan yang amat sangat besar dalam terjadinya perubahan persyaratan capres-cawapres yang membuat puteranya, Gibran Rakabuming Raka, menjadi memenuhi syarat," papar Eep.
Dari langkah politik inilah Eep menilai bahwa Jokowi menunjukkan kecemasan yang mendalam untuk meninggalkan kekuasaan yang telah dipegangnya selama sepuluh tahun.
"Ketika ada anaknya di situ, maka dia seperti meninggalkan jejak kekuasaan," pungkas Eep, menyimpulkan analisisnya mengenai dinamika kekuasaan yang terjadi.
Sumber artikel asli: https://rmol.id/amp/2025/10/17/683480/jokowi-paling-tidak-siap-jadi-mantan-presiden-
Artikel Terkait
Hanya Dua Presiden Ini yang Disebut Punya Ideologi Kuat: Soekarno dan Prabowo, Ini Kata Analis!
Buni Yani Sindir KPK: Fokus Tangkap Bupati, Keluarga Jokowi Kebal Hukum?
Jokowi Siap Blusukan 7.000 Kecamatan Demi PSI: Haus Kekuasaan atau Strategi 2029?
Din Syamsuddin Bongkar Skenario Board of Peace Trump: Indonesia Terjebak atau Diplomasi Cerdik?