Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM era Presiden SBY, Denny Indrayana, mengomentari perbedaan sikap ini. Dalam pernyataannya yang dikutip dari akun Facebook pribadinya pada Rabu, 19 November 2025, Denny menyebut bahwa sikap Arsul Sani dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) "bagaikan bumi dan langit".
Denny membandingkan dengan kasus Presiden Jokowi yang memilih untuk melaporkan Roy Suryo dan pihak lain yang memintanya menunjukkan ijazah asli. Lebih lanjut, Denny menyoroti fakta bahwa dalam sidang Komisi Informasi Pusat (KIP) yang dipimpin Rospita Vici Paulyn, Universitas Gadjah Mada (UGM) tidak dapat menunjukkan salinan ijazah asli Jokowi pada Senin, 17 November 2025.
"Sedangkan KPU Solo malah sudah memusnahkan dokumen pendaftaran Jokowi, termasuk Salinan ijazahnya," tambah Denny Indrayana.
Perbedaan pendekatan kedua tokoh dalam menanggapi isu verifikasi ijazah ini menjadi sorotan publik dan memicu perbandingan mengenai transparansi dokumen akademik pejabat negara.
Artikel Terkait
FKPPI DKI Jakarta Buka Suara: Ini Alasan Ajakan Saiful Mujani Gulingkan Prabowo Dinilai Bahaya!
Prabowo Tantang: Gulingkan Saya Kalau Bisa, Tapi Lewat Jalur Ini!
Mahfud MD Buka Suara: Kritik ke Prabowo Bukan Makar, Tapi Ini yang Sebenarnya Mengkhawatirkan
Renggangnya Prabowo-Dasco: Jalan Bagi Jokowi & JK Kuasai Pemerintahan?