Menurut analisanya, setiap pemimpin Indonesia diharapkan berbuat yang terbaik bagi rakyat dan menghindari kebijakan yang berpotensi membawa konsekuensi hukum serta sikap politik yang akan menuntut pertanggungjawaban pasca masa jabatan berakhir.
"Umumnya, seorang penguasa sering kehilangan kesadaran akan masa depan ketika ia sedang berkuasa," ujarnya.
Tony Rosyid melihat kecenderungan di mana seorang presiden bisa lupa bahwa kekuasaannya memiliki batas waktu. Setelah periode 5 atau 10 tahun berakhir, ia akan kembali berhadapan dengan rakyat yang pernah dikecewakannya.
"Begitulah siklus politik dalam sejarah," pungkas Tony Rosyid.
Artikel Terkait
FKPPI DKI Jakarta Buka Suara: Ini Alasan Ajakan Saiful Mujani Gulingkan Prabowo Dinilai Bahaya!
Prabowo Tantang: Gulingkan Saya Kalau Bisa, Tapi Lewat Jalur Ini!
Mahfud MD Buka Suara: Kritik ke Prabowo Bukan Makar, Tapi Ini yang Sebenarnya Mengkhawatirkan
Renggangnya Prabowo-Dasco: Jalan Bagi Jokowi & JK Kuasai Pemerintahan?