Menurut analisanya, setiap pemimpin Indonesia diharapkan berbuat yang terbaik bagi rakyat dan menghindari kebijakan yang berpotensi membawa konsekuensi hukum serta sikap politik yang akan menuntut pertanggungjawaban pasca masa jabatan berakhir.
"Umumnya, seorang penguasa sering kehilangan kesadaran akan masa depan ketika ia sedang berkuasa," ujarnya.
Tony Rosyid melihat kecenderungan di mana seorang presiden bisa lupa bahwa kekuasaannya memiliki batas waktu. Setelah periode 5 atau 10 tahun berakhir, ia akan kembali berhadapan dengan rakyat yang pernah dikecewakannya.
"Begitulah siklus politik dalam sejarah," pungkas Tony Rosyid.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Buka Suara: Menteri Turun ke Bencana, Pencitraan atau Bukti Nyata?
Gus Yahya Tantang Rais Aam: Selesaikan di Muktamar 2026! Ini Kata-Katanya
Roy Suryo Bersumpah Demi Allah: Ini Bukti Lembar Pengesahan Skripsi Jokowi Hilang Saat Diperiksa di UGM
Presiden Prabowo Turun Tangan! Audit 4 RS Papua Usai Ibu Hamil Meninggal Ditolak