Pilihan Jokowi Hadiri Forum Bloomberg Dibanding Sidang Ijazah Tuai Kritik
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan, memberikan penilaian terkait sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, keputusan Jokowi untuk lebih memilih menghadiri forum internasional Bloomberg New Economy Forum di Singapura, alih-alih mengikuti sidang kasus dugaan ijazah palsu, menunjukkan adanya perbedaan prioritas.
Peringatan untuk Jokowi Soal Kasus Ijazah
Iwan Setiawan menegaskan bahwa Jokowi seharusnya tidak menganggap enteng kasus dugaan ijazah palsu yang sedang bergulir. Ia menyatakan bahwa kegaduhan nasional seputar kasus ini sebenarnya tidak perlu terjadi jika Jokowi secara langsung menunjukkan ijazah aslinya kepada publik.
"Menunjukkan ijazah asli sebagai seorang mantan pemimpin tertinggi adalah hal yang wajar, terlebih saat publik mempertanyakannya," ujar Iwan saat dihubungi di Jakarta, Jumat (21/11/2025).
Dampak Buruk pada Citra dan Keluarga Politik
Iwan juga memperingatkan tentang konsekuensi serius jika kasus ini tidak dimenangkan oleh Jokowi di pengadilan. Kekalahan berpotensi merusak citra dan kredibilitas mantan presiden tersebut. Lebih jauh, dampak buruk juga diperkirakan akan mengenai nasib politik anak, menantu, serta kelompok politik yang berafiliasi dengannya.
Artikel Terkait
JK Siap Polisikan Rismon Sianipar ke Bareskrim, Ini Tudingan Rp 5 Miliar yang Bikin Heboh
Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai: Inilah Alasan Pengamat Bilang Isu Ini Sengaja Diperpanjang!
Juli-Agustus 2026 Kritis! Peringatan Jusuf Kalla Soal Potensi Chaos Nasional Akibat Defisit Rp1.000 Triliun
AM Hendropriyono Buka Suara: Ini Alasan Seskab Teddy Disebut Cerminan Pemimpin Masa Depan