Reshuffle Kabinet Prabowo: Bahlil dan Raja Juli Dinilai Layak Dicopot
POLHUKAM.ID – Isu reshuffle kabinet Prabowo Subianto kembali menggema. Spekulasi muncul bahwa sejumlah posisi menteri dianggap layak dicopot karena dinilai memiliki kinerja yang kurang optimal.
Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, menilai reshuffle sebaiknya direalisasikan. Menurutnya, secara objektif, beberapa menteri memang memiliki catatan kinerja yang rendah.
Daftar Menteri Berkinerja Rendah Versi Survei CELIOS
Jamil mengutip hasil survei dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS) yang pernah merilis 10 nama pejabat, terdiri dari 8 menteri dan 2 kepala badan, yang layak direshuffle. Beberapa nama yang disebut antara lain:
- Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia
- Menteri HAM, Natalius Pigai
- Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni
- Menko Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas)
- Menteri Desa PDTT, Yandri Susanto
“Jadi, Presiden Prabowo dalam melakukan reshuffle idealnya mengacu pada kinerja, integritas, dan kompetensi,” kata Jamil, Minggu (25/1/2026).
Artikel Terkait
Gibran Rakabuming Disebut Kandidat Terkuat 2029, Ini Modal Rahasia yang Bikin PSI Yakin!
Buku Gibran End Game Dibagikan ke DPR: Apa Isi Kontroversial yang Bikin Heboh?
SOP Solo Terungkap: Advokat Tolak Perdamaian dan Beberkan Skenario Adu Domba Kasus Ijazah
Fahri Hamzah Bongkar Fakta Mengejutkan: Gagasan Global South Anies Ternyata Warisan Prabowo?