Bahlil Lahadalia dan Raja Juli Jadi Sorotan
Jamil menegaskan, jika acuannya tiga hal tersebut, maka menteri yang juga ketua umum partai seperti Bahlil dan Zulhas pun seharusnya bisa direshuffle. “Kalau hal itu dilakukan, barulah reshuffle akan dapat meningkatkan kinerja kabinet Prabowo,” tuturnya.
Kritik terhadap Raja Juli Antoni
Soal Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Jamil menyoroti persoalan perizinan HGU dan lemahnya pengawasan pengelolaan hutan yang diduga berkontribusi pada bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. “Tidak memiliki komitmen kuat dalam menjaga hutan Indonesia. Kompetensinya di bidang kehutanan juga dipertanyakan,” ujar mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta itu.
Kritik terhadap Bahlil Lahadalia
Sementara untuk Bahlil Lahadalia, kritik tertuju pada dugaan keterkaitan dengan banyaknya pertambangan ilegal dan pembukaan peluang bagi perusahaan swasta di sektor tambang. “Kompetensinya di bidang ESDM juga dipertanyakan. Bahlil juga kerap memunculkan kontroversi sehingga menjadi beban presiden,” sebut Jamil.
Dengan demikian, wacana reshuffle kabinet ini dinilai sebagai momentum untuk meningkatkan akuntabilitas dan performa kerja pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Artikel Terkait
Viral! Mobil Pickup India untuk Koperasi Desa Sudah Tiba di Sukabumi, Benarkah?
OTT KPK Heboh! Bupati & Wakil Bupati Rejang Lebong Ditangkap, Ini Kronologi Lengkapnya
Prabowo Buka Suara: Pejabat Ini Dinilai Mengecewakan & Bikin Bangsa Susah!
KPK vs Yaqut: Benarkah Prosedur Penyidikan Ini Sah? Ini Kata Ahli Hukum