Bahlil Lahadalia dan Raja Juli Jadi Sorotan
Jamil menegaskan, jika acuannya tiga hal tersebut, maka menteri yang juga ketua umum partai seperti Bahlil dan Zulhas pun seharusnya bisa direshuffle. “Kalau hal itu dilakukan, barulah reshuffle akan dapat meningkatkan kinerja kabinet Prabowo,” tuturnya.
Kritik terhadap Raja Juli Antoni
Soal Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Jamil menyoroti persoalan perizinan HGU dan lemahnya pengawasan pengelolaan hutan yang diduga berkontribusi pada bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. “Tidak memiliki komitmen kuat dalam menjaga hutan Indonesia. Kompetensinya di bidang kehutanan juga dipertanyakan,” ujar mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta itu.
Kritik terhadap Bahlil Lahadalia
Sementara untuk Bahlil Lahadalia, kritik tertuju pada dugaan keterkaitan dengan banyaknya pertambangan ilegal dan pembukaan peluang bagi perusahaan swasta di sektor tambang. “Kompetensinya di bidang ESDM juga dipertanyakan. Bahlil juga kerap memunculkan kontroversi sehingga menjadi beban presiden,” sebut Jamil.
Dengan demikian, wacana reshuffle kabinet ini dinilai sebagai momentum untuk meningkatkan akuntabilitas dan performa kerja pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Artikel Terkait
Gibran Rakabuming Disebut Kandidat Terkuat 2029, Ini Modal Rahasia yang Bikin PSI Yakin!
Buku Gibran End Game Dibagikan ke DPR: Apa Isi Kontroversial yang Bikin Heboh?
SOP Solo Terungkap: Advokat Tolak Perdamaian dan Beberkan Skenario Adu Domba Kasus Ijazah
Fahri Hamzah Bongkar Fakta Mengejutkan: Gagasan Global South Anies Ternyata Warisan Prabowo?