Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?

- Minggu, 08 Februari 2026 | 20:00 WIB
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?

Potret Berbeda: Pengalaman Orang Tua di Jakarta

Sebagai perbandingan, pengakuan orang tua murid SD negeri di Jakarta Pusat menyebut tidak ada biaya sekolah. Buku paket dipinjamkan dari sekolah, meski dengan keterbatasan jumlah. Bantuan seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) membantu memenuhi kebutuhan lain. Namun, kisah ini menunjukkan adanya ketimpangan implementasi antar daerah.

Program Pemerintah: Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat

Pemerintah telah meluncurkan berbagai program untuk memperkuat akses pendidikan. Program Sekolah Garuda dirancang sebagai sekolah berasrama modern dengan 80% kuota beasiswa penuh. Sementara, Program Sekolah Rakyat secara khusus ditujukan untuk anak-anak dari keluarga ekstrem miskin, dengan lebih dari 15.000 siswa telah terdaftar.

Kesimpulan: Menutup Jurang antara Aturan dan Implementasi

Tragedi di Ngada adalah tamparan keras dan pengingat bahwa jaminan konstitusi serta program pemerintah belum sepenuhnya menyentuh lapisan terdalam masyarakat. Pengawasan terhadap larangan pungutan liar, penyaluran bantuan sosial pendidikan yang tepat sasaran, dan pemerataan kualitas fasilitas menjadi pekerjaan rumah bersama untuk memastikan tidak ada lagi anak Indonesia yang terhalang bersekolah karena ketiadaan biaya.

Halaman:

Komentar