"Bahkan Slank terbilang yang agak telat bertobat, karena baru tersadar pada Pilpres 2024," tambah Erizal.
Tokoh yang Cepat Tersadar dan Ragam Alasan Kecewa
Erizal juga menyoroti adanya tokoh senior yang lebih cepat menyadari dan mengambil jarak usai Pilpres 2014. Nama-nama seperti Rocky Gerung, Eep Saefulloh Fatah, dan Anies Baswedan termasuk dalam kelompok ini.
Namun, Erizal menegaskan bahwa perasaan kecewa dan merasa ditipu oleh Jokowi tidak serta-merta membuat mereka beralih mendukung Prabowo Subianto. "Apakah mereka yang merasa ditipu oleh Jokowi otomatis mendukung Prabowo? Tidak," tegasnya.
Alasannya beragam. Sebagian menganggap bahwa Jokowi dan Prabowo pada dasarnya sama saja. Sebagian lain kecewa karena Prabowo dipandang tidak mau mengambil jarak dari Jokowi. "Ada juga memang sejak awal tak pernah suka dengan Prabowo," pungkas Erizal.
Artikel Terkait
JK Siap Polisikan Rismon Sianipar ke Bareskrim, Ini Tudingan Rp 5 Miliar yang Bikin Heboh
Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai: Inilah Alasan Pengamat Bilang Isu Ini Sengaja Diperpanjang!
Juli-Agustus 2026 Kritis! Peringatan Jusuf Kalla Soal Potensi Chaos Nasional Akibat Defisit Rp1.000 Triliun
AM Hendropriyono Buka Suara: Ini Alasan Seskab Teddy Disebut Cerminan Pemimpin Masa Depan