"Bahkan Slank terbilang yang agak telat bertobat, karena baru tersadar pada Pilpres 2024," tambah Erizal.
Tokoh yang Cepat Tersadar dan Ragam Alasan Kecewa
Erizal juga menyoroti adanya tokoh senior yang lebih cepat menyadari dan mengambil jarak usai Pilpres 2014. Nama-nama seperti Rocky Gerung, Eep Saefulloh Fatah, dan Anies Baswedan termasuk dalam kelompok ini.
Namun, Erizal menegaskan bahwa perasaan kecewa dan merasa ditipu oleh Jokowi tidak serta-merta membuat mereka beralih mendukung Prabowo Subianto. "Apakah mereka yang merasa ditipu oleh Jokowi otomatis mendukung Prabowo? Tidak," tegasnya.
Alasannya beragam. Sebagian menganggap bahwa Jokowi dan Prabowo pada dasarnya sama saja. Sebagian lain kecewa karena Prabowo dipandang tidak mau mengambil jarak dari Jokowi. "Ada juga memang sejak awal tak pernah suka dengan Prabowo," pungkas Erizal.
Artikel Terkait
Sjafrie Sjamsoeddin Cawapres Prabowo 2029? Analis Ungkap Alasan Peluangnya Tipis
Viral Tembok Ratapan Solo di Google Maps: Apa yang Sebenarnya Terjadi dengan Citra Jokowi?
Eggi Sudjana Bergabung ke Korlabi! Ini Alasan di Balik Pembekuan TPUA oleh Habib Rizieq
Misteri Ijazah Jokowi Terkuak: Fakta Mengejutkan dari Sidang PN Solo yang Bikin Heboh!