Oleh karena itu, Erizal memprediksi Presiden Prabowo tidak akan mengulangi kesalahan yang sama seperti Joko Widodo (Jokowi). Analis politik ini meyakini Prabowo tidak akan memilih calon wakil presiden yang masih muda pada periode keduanya di Pilpres 2029.
"Karena cawapres muda berpeluang ditolak mitra koalisi lainnya," jelas Erizal.
Sebagai alternatif, Erizal mengusulkan agar Prabowo menggandeng Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin untuk maju dalam Pemilihan Presiden 2029 mendatang.
"Sjafrie sahabat karib Presiden Prabowo, dalam suka dan duka. Kualitas pun relatif sama. Lebih muda setahun dari Presiden Prabowo," pungkas Erizal.
Artikel Terkait
Rektor Paramadina Sindir Ijazah Palsu, Warganet Heboh Soroti UGM: Siapa yang Dimaksud?
Dokter Tifa Bongkar: Kubu Jokowi yang Tawarkan Restorative Justice, Bukan Kami!
Mahfud MD Buka Suara: KPK Kini Sudah Mulai Bagus, Benarkah Tak Lagi Dipegang Lehernya?
Sjafrie Sjamsoeddin Cawapres Prabowo 2029? Analis Ungkap Alasan Peluangnya Tipis