Buni Yani Kritik KPK: Fokus ke Korupsi 'Ecek-ecek', Keluarga Jokowi Dibiarkan?
POLHUKAM.ID - Peneliti media dan politik Buni Yani memberikan kritik pedas terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pengungkapan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.
Dalam kasus ini, tidak hanya Fadia Arafiq yang disorot, tetapi juga anaknya, Muhammad Sabiq Ashraff, dan suaminya, Mukhtaruddin Ashraff Abu. Keduanya diduga kuat menerima aliran dana haram yang nilainya mencapai belasan miliar rupiah.
Melalui akun Facebook pribadinya pada Kamis, 5 Maret 2026, Buni Yani menyampaikan kritiknya. "KPK hanya menangkap bupati yang korupsinya ecek-ecek, sementara keluarga Jokowi dibiarkan bebas. KPK termul," tulisnya.
Artikel Terkait
Jokowi Balas Klaim JK: Saya Orang Kampung - Ini Makna Politik di Baliknya
Klaim JK Buka Borok: Pola Pengkhianatan Jokowi pada Pendukung yang Mengorbitkannya?
Mengapa Jusuf Kallah Marah? Gibran dan Serangan Termul Jadi Pemicu Utama
JK Bongkar Kartu Terakhir: Saya yang Bawa Jokowi ke Jakarta, Sekarang...