Buni Yani Kritik KPK: Fokus ke Korupsi 'Ecek-ecek', Keluarga Jokowi Dibiarkan?
POLHUKAM.ID - Peneliti media dan politik Buni Yani memberikan kritik pedas terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pengungkapan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.
Dalam kasus ini, tidak hanya Fadia Arafiq yang disorot, tetapi juga anaknya, Muhammad Sabiq Ashraff, dan suaminya, Mukhtaruddin Ashraff Abu. Keduanya diduga kuat menerima aliran dana haram yang nilainya mencapai belasan miliar rupiah.
Melalui akun Facebook pribadinya pada Kamis, 5 Maret 2026, Buni Yani menyampaikan kritiknya. "KPK hanya menangkap bupati yang korupsinya ecek-ecek, sementara keluarga Jokowi dibiarkan bebas. KPK termul," tulisnya.
Artikel Terkait
Jokowi Siap Blusukan 7.000 Kecamatan Demi PSI: Haus Kekuasaan atau Strategi 2029?
Din Syamsuddin Bongkar Skenario Board of Peace Trump: Indonesia Terjebak atau Diplomasi Cerdik?
PDIP Protes Program Makan Gratis Prabowo: Benarkah Takut Kalah Lagi di Pilpres 2029?
Standar Ganda Nuklir: Mengapa Israel Tak Pernah Disoal Punya Senjata Atom?