- Pakar astronomi dari BMKG dan BRIN
- Perwakilan planetarium dan observatorium
- Utusan organisasi kemasyarakatan Islam (Ormas Islam)
- Berbagai instansi pemerintah terkait lainnya
Pemantauan Hilal di 117 Titik
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, menambahkan bahwa kesiapan teknis, termasuk pemantauan hilal (rukyatulhilal), telah dimatangkan. Kemenag akan melakukan pengamatan bulan sabit di 117 titik lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Kami telah menyiapkan dukungan sarana prasarana sidang, sistem pelaporan rukyat, serta koordinasi dengan titik-titik pemantauan hilal di seluruh Indonesia. Harapannya, proses sidang berjalan tertib, akurat, dan informatif," jelas Arsad.
Pengamatan ini dilakukan secara bersama oleh Kanwil Kemenag, Kantor Kemenag kabupaten/kota, Pengadilan Agama, ormas Islam, dan instansi daerah.
Tahapan dan Imbauan untuk Masyarakat
Rangkaian sidang isbat 1 Syawal akan diawali dengan seminar posisi hilal, dilanjutkan verifikasi laporan rukyat dari berbagai daerah, kemudian sidang isbat itu sendiri, dan diakhiri dengan pengumuman resmi oleh Menteri Agama.
Arsad Hidayat mengimbau seluruh masyarakat untuk menunggu dan menghormati pengumuman resmi pemerintah mengenai penetapan 1 Syawal 1447 H setelah seluruh rangkaian sidang selesai dilakukan.
Artikel Terkait
Teddy Indra Wijaya: Dari Ajudan Jokowi ke Seskab Rasa Perdana Menteri – Naik Tak Wajar atau Buah Kepercayaan?
Gatot Nurmantyo Bongkar Alasan Dipecat Jokowi dari Panglima TNI: Saya Ditendang karena Tidak Nurut
Qodari Resmi Jabat Kepala Bakom: Gaya Komunikasi Pemerintah Berubah Total Jadi Lebih Agresif dan Siap Perang Narasi
Ray Rangkuti Kecam Reshuffle Kelima Prabowo: Cuma Mutasi Figur Lama, Nggak Ada Perubahan Signifikan