Menurutnya berdasarkan kalkulasi perkiraan koalisi saat ini, Anies hanya bisa diusung sebagai cawapres.
Pasalnya, menurut pendiri Cyrus Network ini Anies yang tak punya partai akan sulit untuk diusung capres.
"Kalau mau jadi Capres berat. Dari semua sisi, kalkulasi matematikanya susah. Tapi kalau jadi Cawapres masih mungkin," kata Hasan Nasbi di acara diskusi Total Politik, Minggu (19/6).
Host Diskusi Arie Putra menantang Hasan taruhan atas prediksinya itu.
"Boleh taruhan, taruhan (mobil) Alphard," kata Hasan disambut tawa para narasumber.
Hasan menjelaskan, kemungkinan Anies untuk menjadi Capres kecil karena tak punya tempat di koalisi partai.
Menurut dia, PDIP yang sudah memenuhi presidential thereshold 20 persen kemungkinan mendorong Ganjar Pranowo atau kadernya yang lain.
Pemegang suara terbanyak kedua, Gerindra juga pasti menjadi pemimpin koalisi karena mengusung Prabowo Subianto.
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?