Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDIP, Andreas Hugo Pareira, menyebut apa yang dilakukan Nasdem sebuah "political exercise" untuk kepentingan mencuri perhatian publik.
"Keputusan ini tentu masih sangat terbuka, yang menurut saya tidak lebih sebagai political exercise atau bagian dari dinamika untuk menarik perhatian publik," katanya kepada wartawan, Sabtu (18/6/2022).
Andreas menyebut Nasdem tengah melakukan political exercise karena partai besutan Surya Paloh itu masih membutuhkan kerja sama dengan partai lain untuk bisa mengusung pasangan capres-cawapres.
Sebab Nasdem tidak bisa memenuhi ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold (PT) 20 persen.
Diketahui, Rakernas Partai Nasdem menetapkan tiga kandidat bakal capres yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang