Mantan Sekjen PKB itu menyatakan bahwa duet itu memiliki keunggulan yang memungkinkan untuk menang di Pilpres.
"Saya kira kalau betul ini terjadi maka pasangan ini patut diperhitungkan karena potensial untuk menang," katanya, Senin (20/6/2022).
Karding menjelaskan, Prabowo dan Cak Imin memiliki pesona pribadi yang kuat di masyarakat. Keduanya juga mewakili basis pemilih berbeda dan sama-sama fanatik.
Selain itu, keduanya juga mewakili dua basis ideologis yakni nasionalis dan agamis. Hal itu yang akan membuat keduanya lebih mungkin untuk diterima kalangan luas.
"Pak Prabowo itu karismatik dan pendukungnya besar. Cak Imin tokoh yang sudah sangat populer. Kedua partai mewakili basis nasionalis dan religius yang terkenal basisnya fanatik," katanya.
Meski kini Gerindra dan PKB telah menunjukan kemesraan politik di ruang publik, Karding mengatakan itu tak berarti bahwa PKB meninggalkan PKS yang sebelumnya telah lebih dahulu menjalin hubungan.
Artikel Terkait
Standar Ganda Nuklir: Mengapa Israel Tak Pernah Disoal Punya Senjata Atom?
Partai Demokrat Bongkar Standar Ganda AS-Israel: Serangan ke Iran Picu Terorisme Baru?
Innalillahi! Try Sutrisno Wafat: Kisah Wapres ke-6 RI dari Medan Perang ke Istana
Rocky Gerung Peringatkan Prabowo: Risiko Jadi Mediator Iran-AS dan Fakta Tuduhan Agen Amerika