"Semua sepakat, kok, kalau bicara perintah partai, ketua umum yang sudah mendapatkan mandat pemegang hak prerogatif," ungkap Ganjar.
Sebelumnya, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri secara tegas memperingatkan kader partainya yang mulai melakukan manuver-manuver politik.
Megawati, bahkan dengan tegas siap memecat kader yang melakukan manuver politik. Mulanya, dalam sambutan Rakernas II di Sekolah Partai di Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (21/6/2022), Megawati menyebut banyak pihak yang mulai memutar-balikan soal politik di PDIP.
Ada juga yang mencoba menggoreng-goreng kenapa PDIP tak mengambil sikap soal pencalonan presiden.
"Kalian siapa yang berbuat manuver-manuver, keluar! Sebab, tidak ada di dalam PDIP itu yang namanya main dua kaki, main tiga kaki, melakukan manuver," ujar Megawati, Selasa. (ast/jpnn)
Sumber: jpnn.com
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?