"Tentunya kami sebagai sesama anak bangsa mengingatkan ada pepatah Jawa yang mengatakan, ngono yo ngono, ning ojo ngono (begitu ya begitu, tetapi jangan begitu). Janganlah terlalu berlebihan dalam bersikap," ujar Kholid dalam keterangan videonya yang diterima JPNN.com, Jumat (24/6).
Dia juga mengajak PDIP untuk menunjukkan politik kebangsaan yang damai, sejuk, dan berkolaborasi sebagai partai politik. "Orang Jawa selalu mengatakan, adigang, adigung, adiguno (kekuatan, kedudukan, atau kekuasaan) ketika memiliki kekuasaan, gunakanlah kekuasan itu dengan bijaksana," jelasnya.
Namun demikian, Kholid mengatakan PKS menghormati sikap yang diambil setiap partai politik, termasuk PDIP. Menurutnya, sikap PDIP yang menegaskan tidak akan berkoalisi dengan PKS merupakan hak prerogatif.
Artikel Terkait
Rocky Gerung Bongkar Menteri Paling Bodoh di Kabinet Prabowo: Siapa dan Mengapa?
Kader PSI Beri Saran Tak Biasa ke JK: Daripada Minta Ijazah, Nasihati Mereka yang Ganggu Jokowi!
Prabowo: Tahun Depan Indonesia Guncang Dunia! - Benarkah?
Mantan Wapres JK Desak Naikkan BBM, Misbakhun Bongkar Fakta Mengejutkan Ini!