"Tentunya kami sebagai sesama anak bangsa mengingatkan ada pepatah Jawa yang mengatakan, ngono yo ngono, ning ojo ngono (begitu ya begitu, tetapi jangan begitu). Janganlah terlalu berlebihan dalam bersikap," ujar Kholid dalam keterangan videonya yang diterima JPNN.com, Jumat (24/6).
Dia juga mengajak PDIP untuk menunjukkan politik kebangsaan yang damai, sejuk, dan berkolaborasi sebagai partai politik. "Orang Jawa selalu mengatakan, adigang, adigung, adiguno (kekuatan, kedudukan, atau kekuasaan) ketika memiliki kekuasaan, gunakanlah kekuasan itu dengan bijaksana," jelasnya.
Namun demikian, Kholid mengatakan PKS menghormati sikap yang diambil setiap partai politik, termasuk PDIP. Menurutnya, sikap PDIP yang menegaskan tidak akan berkoalisi dengan PKS merupakan hak prerogatif.
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang