Menurutnya, aksi Jenderal Dudung cukup lincah dalam urusan politik. Baca Juga: Ketua PBNU: Terima Kasih, Jenderal Dudung!
“Dudung dekat ke Istana, dekat PDI-Perjuangan, jadi kalau dari sisi politik dia lebih lincah berselancarnya,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (26/6/2022).
Kelincahan Jenderal Dudung ketika menjabat sebagai Panglima TNI, dia bisa membantu urusan politik presiden. Namun demikian, menurut Aminuddin, sosok calon panglima TNI presiden sendiri yang bakal menentukan.
“Kan panglima jabatan politik, mau tidak mau presiden butuh back up politik, tinggal adu kuat. Saya tidak dalam posisi menentukan, itu presiden lebih tahu,” katanya.
Kelincahan Dudung dalam urusan politik itu, disampaikan Aminuddin, dengan membandingkan dengan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono. “Kalau Yudo Jawa banget,” katanya.
Hanya saja, Aminuddin berharap Dudung lebih intensif menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan ulama dan habib. Jika selama ini berkunjung ke pesantren, menggelar MTQ nasional, peduli terhadap prajurit, menurut Aminuddin, hal itu jangan dihentikan oleh Jenderal Dudung.
Artikel Terkait
Sri Bintang Pamungkas Bongkar Fakta: Para Jenderal TNI Sudah Tahu Soal Teddy Sejak Lama, Bukan Rahasia Lagi!
Kritik Amien Rais ke IKN: Tanah Gembur & Target “Mission Impossible” Prabowo yang Bikin Waswas
Ade Armando Resmi Mundur dari PSI demi Jaga Partai dari Polemik Jusuf Kalla
Teddy Indra Wijaya: Dari Ajudan Jokowi ke Seskab Rasa Perdana Menteri – Naik Tak Wajar atau Buah Kepercayaan?