Sementara itu, Santi mengaku bahwa dirinya sangat berharap agar regulasi penggunaan ganja untuk kebutuhan medis segera terealisasi di Indonesia. Sebab, saat ini dirinya sangat membutuhkan hal itu untuk dapat memberikan pengobatan bagi kejang yang dialami anaknya.
"Setiap kejang terjadi pasti anak akan mengalami kemunduran dan itu sangat menyakitkan bagi kami karena untuk maju sedikit saja itu susah apalagi disertai kejang, (meski) tidak setiap hari kejang, tapi kalau di rata rata seminggu bisa dua kali kejang," tutur Santi.
Dirinya mengaku belum mengetahui prosedur pembuatan ganja untuk pengobatan anaknya. Namun apabila kebijakan tersebut telah disahkan, maka ia berharap para pakar kesehatan mampu membuat obat yang mujarab demi kesembuhan anaknya.
"Saya belum tahu pasti untuk prosedurnya ya, karena saya belum pernah memakai, makanya saya memohon kepada pemerintah untuk dibuatkan regulasi supaya nanti pemakainya pun terawasi," tukas dia.
Sumber: akurat.co
Artikel Terkait
Zulhas Gagal? Harga Minyakita Tembus Rp23.000, Ini Bukti Karut-marut Tata Niaga Pangan!
Harga Minyakita Melambung di Atas HET, Pengamat: Ini Bukti Kegagalan Zulhas Sebagai Menko Pangan
Seskab Teddy Bungkam saat Dihujat Amien Rais? Ternyata Ini Alasannya yang Mengejutkan!
Viral! Dandim Ternate Bongkar Alasan di Balik Pembubaran Nobar Film Pesta Babi – Ternyata Demi Ini