Namun, dinamika politik itu tak membuat publik produktif, karena masih ada pada level elite.
“Elite tak mendekati rakyat, tetapi saling berdekatan di antara mereka untuk memajukan satu pasangan calon,” katanya.
Lebih lanjut, Refly menilai bahwa dinamika itu akan terus berlangsung sampai mendekati tahapan awal Pilpres 2024.
Sebab, semua partai politik hanya memiliki tiket separuh, kecuali PDIP.
“Semuanya hanya punya tiket separuh dan harus berkoalisi untuk mengusung pasangan capres di Pilpres 2024, sementara PDIP sudah punya tiket utuh,” paparnya.(*)
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Zulhas Gagal? Harga Minyakita Tembus Rp23.000, Ini Bukti Karut-marut Tata Niaga Pangan!
Harga Minyakita Melambung di Atas HET, Pengamat: Ini Bukti Kegagalan Zulhas Sebagai Menko Pangan
Seskab Teddy Bungkam saat Dihujat Amien Rais? Ternyata Ini Alasannya yang Mengejutkan!
Viral! Dandim Ternate Bongkar Alasan di Balik Pembubaran Nobar Film Pesta Babi – Ternyata Demi Ini