Ruhut pun teringat dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang pernah marah terhadap pihak Holywings saat awal pandemi Covid-19.
"Kalau yang baik dari Anies aku bilang baik. Kalau mengenai Holywings aku kira itu benar karena saya ingat sekali bagaimana dulu Pak Luhut Binsar Pandjaitan marahnya waktu awal-awal pandemi mereka bikin pesta sampai tengah malam," kata Ruhut Sitompul dilansir dari JPNN.com, Selasa (28/6).
Ruhut pun meminta pemilik Holywings agar tidak bertindak seenaknya dan arogan.
"Sebagai seorang owner, kita harus rendah hati, jangan arogan, jangan sok jago. Akhirnya anak buahnya menganggap ini bos gua enggak takut, kebal hukum, jadi, suka-sukanya, enggak baik, lah," ujar pria kelahiran Medan 24 Maret 1954 itu.
Ruhut menambahkan dirinya salut dan berterima kasih kepada Anies Baswedan yang telah mencabut izin Holywings.
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?