“44 dan 42 persen itu masih dalam margin of error,” katanya, dilansir dari kanal YouTube Refly Harun, Kamis (30/6).
Advokat itu menyebutkan bahwa margin of error survei adalah 2,8 persen.
“Jadi, 2,8 persen ke atas dan 2,8 persen ke bawah. Perbedaan itu masih bisa ditoleransi,” tuturnya.
Hal tersebut juga dipengaruhi oleh jumlah responden yang tak memilih.
“Jumlah yang tak memilih sampai 14 persen, jadi ini belum diketahui siapa yang bakal benar-benar menang dalam Pilpres 2024,” paparnya.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?