Ditanya soal wacana duet tersebut, Waketum Gerindra Sandiaga Uno memilih menjawab santai. Ia mengaku baru saja berkomunikasi dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto belum lama ini.
Isu rencana duet Prabowo-Cak Imin santer terdengar usai kedua partai politik (parpol) yakni Gerindra dan PKB serius membangun koalisi. Keduanya, yang sama-sama merupakan ketua umum, itu dinilai semakin menunjukkan kedekatannya dalam hubungan politik.
Sandiaga menyebut bahwa hubungannya dengan Prabowo masih tetap harmonis. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) itu juga tak lupa menyinggung soal peran Partai Gerindra kepadanya selama ini.
"Saya kemarin baru bicara dengan Pak Prabowo, beliau mengucapkan selamat ulang tahun dari Abu Dhabi. Jadi hubungan saya dan Prabowo itu baik sekali dan saya dibesarkan Gerindra. Walaupun dari beliau tugasnya sekarang di kabinet," kata Sandiaga di acara Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2022 yang digelar Mal Plaza Ambarrukmo (Amplaz) Yogyakarta, Jumat (1/7/2022).
Sandiaga tidak memungkiri saat ini baik Prabowo maupun dirinya juga masih mengemban tugas di kabinet sebagai menteri sehingga ia memastikan mereka masih akan tetap berfokus untuk menuntaskan program yang ada.
"Jadi saya tegak lurus atas arahan bapak Presiden Jokowi," tegasnya.
Disampaikan Sandiaga, dinamika politik akan terus bergulir. Namun hal itu diakui tidak terlalu dipikirkan pria yang akrab disapa Bang Sandi tersebut untuk saat ini. Menurutnya, menentukan sosok untuk Pilpres 2024 masih merupakan jalan panjang. Sehingga masih ada waktu untuk tersebut.
"Dan tentunya dinamika politik ini terus bergerak dan ini kita apresiasi dan akan ada ruang yang sangat luas untuk berkontemplasi," ucapnya.
Sementara ini, kata Sandiaga, pihaknya akan terus berkomunikasi dengan Prabowo. Dengan tetap meyakini keputusan elit partai nanti adalah yang terbaik untuk Indonesia.
"Saya akan terus berkomunikasi dengan Pak Prabowo dan saya yakin keputusan terbaik para elit partai itu adalah mengakomodasi apa yang menjadi keinginan dari masyarakat Indonesia," pungkasnya.
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?