Menjelang tahun politik di 2024, manuver sejumlah partai politik (parpol) mulai terlihat dari pembetukan atau wacana koalisi. Tiga partai politik diketahui telah bergabung membentuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), yakni, Golkar, PAN, dan PPP.
Sementara, politikus PKS Nabil Ahmad Fauzi mengatakan partainya terbuka menjalin kerja sama dengan parpol mana pun. Termasuk, bergabung dengan KIB.
"Tentu saja, sampai dengan hari ini semua masih sangat terbuka peluangnya," kata Nabil yang juga ketua Departemen Politik PKS itu, Selasa (5/7/2022).
Nabil mengatakan, saat ini masing-masing parpol mulai melakukan tahap penjajakan satu sama lain. Langkah itu disebutnya sebagai upaya membangun persamaan visi dan misi menghadapi Pemilu 2024.
"Sampai hari ini, belum ada satupun penjajakan kerjasama partai yang sudah final menetukan capres dan cawapresnya. Masih terlalu pagi," ujarnya.
Lebih lanjut, Nabil mengutarakan ada sejumlah pertimbangan parpol untuk menjalin kerjasama satu sama lain. Satu di antaranya adalah terkait modal suara partai di parlemen.
"Bobot bebet dan bibitnya juga harus dibahas bersama. Karena setiap partai yang mau bekerjasama pasti tujuannya untuk menang," ujarnya.
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?