Tentu tak semudah itu bagi Jokowi untuk menolak keinginan PDIP.
Sebagai gantinya, Jokowi diprediksi membujuk PDIP.
Bujukan tersebut berupa tidak tidak diotak-atiknya posisi kader-kader PDIP di kabinet serta ada kemungkinan pula kursi PDIP di kabinet ditambah.
“Karena itu saya katakan jokowi berusaha membujuk PDIP tentu ya tidak dengan mengutak-atik kursi PDIP dan juga barangkali jangan-jangan menambahnya,” jelasnya.
Dalam hal ini terjadi upaya negosiasi antara PDIP dan Jokowi dimana Jokowi berusaha mengamankan posisi Luhut Binsar Pandjaitan.
Sumber: nw.wartaekonomi.co.id
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?